Jenis-Jenis Garam Untuk diKonsumsi

Kita tahu bahwa ada dua jenis orang didunia ini, ada orang yang suka dengan rasa asin, ada juga orang yang tidak menyukai rasa asin. kita tahu bahwa ketika kita makan sesuatu tanpa garam itu seperti sangat hambar dan tidak memiliki rasa dan membuat selera makan kurang.

Garam bukanlah sesuatu yang mahal, tapi garam memiliki peran sangat penting meskupun itu hanyalah hasil pengeringan dari air laut yang lalu melewati beberapa proses umtuk membersihkan kotoran kotoran yang terkandung didalam garam tersebut.

Tahukah anda bahwa garam memiliki sangat banyak jenisnya, mungkin yang kita tahu saat ini hanyalah garam dari air laut yang biasanya kita gunakan untuk memasak dan berwarna putih halus.

Garam ini biasa kita sebut sebagai garam dapur, garam meja atau garam beryodium jenis gara ini adalah garam yang paling mudah kita temui dimanapun kita berada, di semua kedai bahkan sampai supermarket pasti ada menjual garam yang satu ini.

Selain garam dapur dengan bentuk yang halus atau kasar dan berwarna putih, apakah kalian tahu bahwa garam bukan hanya berasal dari air laun yang di endapkan saja? mari kita mengenal beberapa jenis garam lainnya misalnya Himalayan Rock Salt, ya ini adalah garam yang di dapatkan di daerah pegunungan himalaya dan garam ini memiliki warna yang berbeda dari garam yang bisa kita komsumsi.

Kita garam dapur yang biasanya kita konsumsi itu berwarna putih bersih dan memiliki tekstur yang halus, nah ini berbeda dengan garan yang satu ini garam yang juga memiliki Julukan Himalayan Pink Salt ini berwarna pink rose yang sangat cantik dan memiliki tekstur yang kasar dengan butiran yang besar seperti pecahan batu dan biasanya di kemas dalam botol yang memiliki self Grinder seperti botol yang biasanya digunakan untuk menempatkan merica butir atau laiinya.

Ketika anda ingin menggunakan garam ini anda bisa langsung memutar grinder atau penghalus garam iniĀ  dengan cara memutar tutup dari botol garam ini. dan kita juga harus tahu bahwa Himalayan Pink Rock Salt ini tidak berasal dari air laut yang di endapkan, tetapi mereka harus melakukan penambangan di pegunungan himalaya untuk mendapatkan bongkahan garam ini dan memiliki harga yang lumayan hala jika dibandingkan dengan garam daput yang biasa kita gunakna sehari hari